temu kemitraan

LOMBA INTENSIFIKASI TANAMAN PANGAN DAN HORTIKULTURA

Pada tanggal 30 Desember 2012 Gubernur Bali menghadiri acara Penyerahan Hadiah Lomba Intensifikasi dan  Temu Kemitraan Hortikultura bertempat di Sub Terminal Agribisnis di Dusun Palak, Desa Besakih, Kabupaten Karangasem.  Pada acara tersebut hadir pula Bupati dan DPRD Karangasem, Kepala Dinas lingkup Pertanian se-Bali,  Ketua Kelompok tani/subak peserta lomba, pengurus STA se-Bali dan para pengusaha hortikultura se-Bali.

Evaluasi/Lomba  Intensifikasi Tahun 2012

  1. Dalam rangka evaluasi dan sekaligus memotivasi penerapan teknologi usahatani tanaman pangan di lahan sawah khususnya komoditi utama yaitu : Padi, Jagung dan Kedele. Tahun 2012 ini kembali di laksanakan evaluasi/lomba intensifikasi tanaman pangan tingkat Provinsi Bali.
  2. Lomba intensifikasi tanaman pangan tingkat Provinsi Bali Tahun 2012 diikuti oleh perwakilan Subak hasil seleksi di tingkat kabupaten/kota, adapun hasil penetapan peringkatnya adalah sebagai berikut :
    1. Lomba Intensifikasi Padi

–      Peringkat  I                    : Sbk Sengempel, Ds. Bongkasa, Badung.

–      Peringkat  II                   : Sbk Penangin, Ds. Batubulan,Gianyar.

–      Peringkat  III                 : Subak Pagutan, Desa Padangsambian, Denpasar.

  1. Lomba Intensifikasi Jagung

–      Peringkat  I                    : Sbk Tukad Sumaga, Ds. Tukad

Sumaga, Buleleng.

–      Peringkat  II                   : Sbk Gadungan Dlod Desa, Ds.

Gadungan, Tabanan.

–      Peringkat  III         : Sbk Bale Punduk, Desa

Tegallinggah, Karangasem.

  1. Lomba Intensifikasi Kedele

–      Peringkat  I                    : Sbk Poh Manis, Ds. Penatih,

Denpasar.

–      Peringkat  II                   : Sbk Pekarangan Kabetan,

Ds.Bakbakan, Gianyar.

–      Peringkat  III         : Sbk Yeh Anakan, Ds. Banyubiru,

Jembrana.

 

  1. Kepada Subak-subak berprestasi tersebut diberikan penghargaan dan hadiah berupa uang insentif dengan kisaran Rp 1.500.000,- s.d  Rp 6.000.000,- tergantung tingkat peringkat yang diperoleh.

Temu Kemitraan Hortikultura.

  1. Tentang Profil STA Manik Mekar Nadhi.

 

2

STA atau Sub Terminal Agribisnis adalah kelompoktani yang dibentuk pada sentra-sentra produksi pertanian dengan tujuan agar petani sebagai produsen yang tergabung dalam organisasi    STA    dapat   mengatur  Manajemen   produksi   dan   dapat   berkelompok   untuk

pemasaran  hasil  dalam  upaya memperpendek rantai pemasaran sehingga margin yang diterima petani dapat lebih tinggi.

 

  1. STA  Manik Mekar Nadhi Dusun Palak, Desa Besakih dimana acara ini dilaksanakan adalah salah satu STA dari 13 STA yang telah terbentuk di 9 (sembilan) Kabupaten/Kota di Bali yang pada tahun ini terpilih menjadi salah satu STA terbaik tingkat nasional, disamping STA Walik Sari Madu Kabupaten Pemalang dan STA  Rancamaya, Kota Bogor.

 

  1. Kepada 13 STA binaan yang telah terbentuk sejak tahun 2009 di Provinsi Bali tersebut telah difasilitasi dengan berbagai sarana prasarana pendukung dalam mengembangkan kegiatan perbaikan sistem pasca panen dan pemasaran hasil.

 

  1. Untuk STA Manik Mekar Nadi pada tahun 2012 ini kembali diberikan bantuan berupa :
    1. Alat kemas, sortasi dan grading (kereta dorong, keranjang plastik, timbangan jongkok, wrapping machine, timbangan elektrik).
    2. Alat-alat kantor (komputer, Mesin faximile).
    3. Bangunan “packing house” (rumah kemas), dan

3

Ruang pendingin (Cilling Room).

  1. Di Dusun Palak, Desa Besakih, disamping cukup luas dikembangkan berbagai komoditi sayuran dan buah, juga cukup berkembang tanaman hias terutama Krisan dan Anggrek. Berkaitan dengan hal tersebut pada tahun 2012 ini juga diberikan bantuan 1 (satu) unit Screen House dan bibit tanaman bunga Krisan sebanyak 4.000 pohon kepada kelompoktani di Dusun Palak.

 

  1. Disamping para ketua STA se Bali, pada kesempatan ini juga dihadirkan para ketua kelompoktani tanaman hias yang pada tahun ini juga menerima bantuan Screen House dan bibit bunga Krisan  yaitu :

 

No

Kelompoktani

Ketua

Alamat

1 Krisan Bedugul I Nyoman Suta Dusun Candikuning I, Desa Candikuning, Kec. Baturiti, Tabanan.
2 Bunga Dewi Ratih I Gst Ngurah Alit Dusun Palak, Desa Besakih, Kec. Rendang, Karangasem
3 Sekar  Sari I Gede Adi Mustika Dusun Lalang Linggah, Desa Pancasari, Kec. Sukasada, Buleleng.
4 Bunga Putu Barus Dusun Tyingan, Desa Pelaga, Kec. Petang, Badung

 

4

  1. Kehadiran para ketua kelompoktani termasuk 22 ketua kelompoktani organik yang ada di Bali ini untuk dipertemukan dengan para pelaku usaha pemasaran dan pengguna produk pertanian untuk dapat terjadinya kemitraan dan kontak bisnis.

 

Tujuan Temu Kemitraan.

Temu kemitraan dilaksanakan sebagai salah satu upaya dalam mempertemukan para kelompoktani yang memproduksi baik produk olahan dan produk segar pertanian dengan pengguna produk terutama pihak Swalayan, Hotel dan Restauran.

 

Dari pelaksanaan temu kemitraan ini diharapkan kontak bisnis yang telah terjadi selama ini dapat lebih dikembangkan. Dengan adanya kontak bisnis tersebut diharapkan rantai pemasaran dapat diperpendek, margin dapat ditingkatkan,  adanya jaminan pasar dan pendapatan petani dapat ditingkatkan.

 

Pada temu kemitraan ini dihadirkan para pengelola swalayan besar (Tiara, Hardys, Carefour, Lotte, Moena Fresh,  Satwika Bhoga, Mulia Artha, Sekar Buah), PHRI, Bali Hotel  Asosiation, dan Aprindo. Sedangkan dari kelompoktani dihadirkan para Ketua Kelompok  Unit  Pelayanan  Pengolahan Pemasaran Hasil Pertanian (UP3HP) dan Sub Terminal Agribisnis (STA) se Bali, serta para ketua kelompoktani organik. Sedangkan sebagai pendukung dihadirkan Bank BPD Bali, PT. Jamkrida, dan MUDP.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *