Visi Misi

Visi Gubernur Bali sesuai RPJMD 2018-2023 adalah “Nagun Sat Kerthi Loka Bali” melalui pola pembangunan semesta berencana dalam mewujudkan Bali era baru

Misi berdasarkan visi tersebut Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Provinsi Bali mengemban dua misi yaitu:

  1. Memastikan terpenuhinya kebutuhan pangan dalam jumlah dan kualitas memadai bagi kehidupan krama Bali.
  2. Mewujudkan kemandirian pangan, meningkatkan nilai tambah dan daya saing pertanian serta meningkatkan kesejahteraan petani.

Strategi

Untuk mewujudkan Visi dan Misi tersebut ditetapkan Strategi :

“Mempercepat peningkatan produksi tanaman pangan, hortikultura dan perkebunan untuk mewujudkan kemandirian pangan dan peningkatan pendapatan masyarakat petani”

Kebijakan

Arah kebijakan :

  1. Memetakan potensi tanaman pangan, hortikultura dan perkebunan di kab/kota se Bali
  2. Mengoptimalkan produktivitas lahan sawah dan non lahan sawah untuk terpenuhinya kebutuhan pangan.
  3. Memperbaiki kualitas dan kesuburan lahan.
  4. Mengembangkan pangan sehat dengan pengembangan pertanian organik.
  5. Memperbaiki kualitas sumber daya air dengan pengembangan Kawasan pertanian organic di sempadan danau (danau kertih).
  6. Memperkuat dan melestarikan kelembagaan subak dengan sekehe-sekehe yang tumbuh dan berkembang disektor pertanian.
  7. Memperkuat kelembagaan  subak untuk menangani pasca panen dalam bentuk Koperasi Tani, pengolahan dan pemasaran hasil.
  8. Melestarikan plasma nuftah dengan pengembangan Taman Gumi Bumi Banten, Taman Puspa Dewata dan Tanaman Herbal.
  9. Mengomtimalkan pemanfaatan lahan tidur/terlantar(lahan bahu jalan dan telajakan).
  10. Perbaikan akses pemasaran ke sector pariwisata.

Program :

Program :

  1. Program peningkatan perluasan lahan pertanian pangan berkelanjutan.
  2. Program peningkatan sarana produksi pertanian.
  3. Program peningkatan pemaanfaatan teknologi tepat guna ramah lingkungan.
  4. Program pengembangan industri pengolah hasil pertanian.
  5. Program pertanian orgnaik.
  6. Program pengembangan pertanian taman gumi banten.
  7. Program peningkatan produktifitas pertanian.
  8. Program pengembangan pertanian hidroponik perkotaan (urban farming).
  9. Program peningkatan kapasitas SDM pertanian.